
Cara Meningkatkan Penjualan Online di Marketplace: Strategi Produk, Harga, hingga Pesanan
Ratna Puji Astuti
7 Oktober 2026
Ingin meningkatkan penjualan online di marketplace? Simak strategi mulai dari memilih produk, menentukan harga, optimasi halaman produk, promosi, hingga mengelola pesanan.
Meningkatkan penjualan online di marketplace bukan hanya soal memasang lebih banyak produk atau memberikan diskon. Penjualan biasanya terjadi ketika produk yang tepat bertemu dengan harga, tampilan toko, promosi, dan pengalaman belanja yang sesuai dengan kebutuhan pembeli.
Banyak seller sudah membuka toko dan rutin mengunggah produk, tetapi pesanan masih sepi. Jika Anda mengalami hal yang sama, jangan buru-buru menyimpulkan bahwa produknya tidak laku, bisa jadi ada bagian dari perjalanan pembeli yang belum dioptimalkan.
Lalu, apa yang perlu diperbaiki agar penjualan online di marketplace mulai bergerak? Simak strategi lengkapnya di bawah ini.
Mengapa Penjualan Marketplace Tidak Cukup Mengandalkan Produk?
Marketplace mempertemukan banyak seller yang menawarkan produk serupa kepada calon pembeli yang sama. Artinya, produk yang bagus saja belum tentu otomatis mendapatkan penjualan jika calon pembeli tidak menemukan, tertarik, atau yakin untuk membelinya. Karena itu, meningkatkan penjualan online perlu dilihat sebagai sebuah rangkaian, bukan satu trik. Berikut bagian yang paling penting untuk Anda periksa.
1. Mulai dari Produk yang Memang Dicari Pasar
Produk menjadi titik awal karena tidak ada strategi promosi yang bisa menggantikan permintaan pasar. Sebelum mengejar traffic, pastikan produk Anda memiliki alasan yang cukup kuat untuk dipilih dibandingkan produk sejenis. Perhatikan beberapa hal berikut:
Kebutuhan pasar: Apakah produk menyelesaikan masalah atau memenuhi kebutuhan tertentu?
Persaingan: Berapa banyak seller menawarkan produk serupa?
Keunikan: Apa alasan pembeli memilih produk Anda?
Potensi repeat order: Apakah produk memungkinkan pembelian ulang?
Jika produk Anda terlalu umum, cari pembeda yang bisa dikomunikasikan dengan jelas, misalnya kualitas, ukuran, paket bundling, layanan, atau manfaat tertentu.
2. Tentukan Harga dengan Melihat Nilai, Bukan Sekadar Murah
Harga memang memengaruhi keputusan pembelian, tetapi menjadi seller termurah bukan satu-satunya cara mendapatkan pesanan. Harga yang terlalu rendah justru dapat menekan margin dan membuat bisnis sulit berkembang.
Bandingkan harga produk sejenis, hitung biaya secara menyeluruh, lalu tentukan harga yang tetap masuk akal bagi pelanggan sekaligus sehat untuk bisnis Anda. Jika memungkinkan, gunakan bundling, voucher, atau promo pembelian tertentu daripada terus memangkas harga produk utama.
3. Buat Halaman Produk yang Menjawab Keraguan Pembeli
Ketika pembeli membuka halaman produk, mereka biasanya ingin mendapatkan jawaban sebelum memutuskan checkout. Foto, judul, deskripsi, variasi, dan informasi pengiriman harus membantu mereka mengambil keputusan tanpa perlu menebak-nebak. Pastikan Anda:
Menggunakan foto produk yang jelas dan relevan
Menulis judul dengan informasi penting yang mudah dipahami
Menjelaskan manfaat dan spesifikasi produk
Mencantumkan ukuran, bahan, warna, atau variasi dengan lengkap
Menjawab pertanyaan yang sering muncul sebelum pembelian
Prinsip sederhananya: Semakin sedikit keraguan yang tersisa di halaman produk, semakin kecil alasan pembeli untuk menunda checkout.
4. Manfaatkan Promosi untuk Mendatangkan Pembeli yang Tepat
Promosi berfungsi membawa calon pembeli menuju produk Anda, tetapi diskon bukan satu-satunya bentuk promosi. Anda bisa memanfaatkan fitur marketplace seperti voucher, gratis ongkir, bundling, flash sale, atau program promosi yang tersedia sesuai karakteristik produk dan margin Anda.
Jangan menjalankan semua promo sekaligus tanpa evaluasi. Pilih promosi berdasarkan tujuanm misalnya meningkatkan kunjungan, mendorong pembelian pertama, atau menaikkan nilai transaksi.
5. Bangun Kepercayaan Lewat Review dan Respon Seller
Bagi pembeli yang belum mengenal toko Anda, review dari pelanggan sebelumnya dapat menjadi salah satu pertimbangan sebelum checkout. Begitu juga dengan respon seller ketika calon pembeli mengajukan pertanyaan. Karena itu, jangan menganggap transaksi selesai ketika barang sudah terjual. Pengalaman setelah pembelian juga dapat memengaruhi reputasi toko.
Perhatikan kualitas produk, ketepatan pesanan, kecepatan respons, serta cara menangani komplain. Pengalaman yang baik dapat membantu menciptakan pelanggan yang kembali membeli.
6. Jangan Biarkan Pesanan Menjadi Hambatan Pertumbuhan
Ada fase ketika masalah seller bukan lagi “bagaimana mendapatkan pesanan”, tetapi “bagaimana menangani pesanan yang semakin banyak”.
Ketika berjualan di beberapa marketplace, pesanan, stok, dan aktivitas toko dapat tersebar di berbagai dashboard. Jika pengelolaannya masih dilakukan satu per satu, risiko stok tidak sinkron, pesanan terlewat, atau kesalahan pemrosesan bisa semakin besar. Di sinilah operasional perlu mulai dibenahi.
Master Online dapat membantu mengelola penjualan dan stok dari berbagai marketplace dalam satu dashboard, sehingga aktivitas toko dapat dikelola lebih terpusat.
7. Ukur Strategi, Jangan Hanya Menebak
Penjualan yang naik atau turun sebaiknya menjadi bahan evaluasi, bukan sekadar angka di laporan. Periksa produk mana yang paling banyak dilihat, mana yang menghasilkan transaksi, promosi mana yang memberikan hasil, dan pada bagian mana calon pembeli berhenti. Dari data tersebut, Anda bisa menentukan langkah berikutnya dengan lebih terarah.

Dari Toko Sepi hingga Penjualan Online yang Lebih Terarah
Meningkatkan penjualan online di marketplace tidak selalu dimulai dari memasang promo besar-besaran. Sering kali, perbaikannya justru dimulai dari hal yang lebih mendasar: memilih produk yang tepat, menetapkan harga yang sehat, membuat halaman produk yang meyakinkan, membangun kepercayaan, lalu memastikan pesanan dapat diproses dengan baik.
Jika Anda baru mulai berjualan di marketplace, pelajari juga panduan 8 Langkah Cara Jualan di Marketplace untuk Pemula agar fondasi toko Anda lebih siap sebelum mengejar pertumbuhan penjualan.
Meningkatkan Penjualan Online Bukan Sekadar Menambah Promo
Pada akhirnya, meningkatkan penjualan online membutuhkan lebih dari satu strategi. Produk mendatangkan alasan untuk membeli, harga dan halaman produk membantu meyakinkan, promosi mendatangkan traffic, sementara operasional yang rapi memastikan setiap pesanan dapat ditangani dengan baik.
Jika jumlah pesanan mulai bertambah dan Anda mengelola beberapa marketplace sekaligus, jangan biarkan pekerjaan administratif mengambil terlalu banyak waktu. Master Online membantu Anda mengelola penjualan, stok, dan aktivitas marketplace dari satu dashboard.
Coba Master Online gratis selama 14 hari untuk melihat bagaimana Master Online dapat membantu pengelolaan bisnis Anda. Jika masih ingin berdiskusi terlebih dahulu, Anda juga dapat berkonsultasi dengan tim Master Online melalui WhatsApp.















































