
Apa Itu SKU Produk? Pengertian, Fungsi, Contoh, dan Cara Membuatnya
Ratna Puji Astuti
18 September 2026
Apa itu SKU produk? SKU adalah kode unik untuk membedakan produk, mengatur stok, dan memudahkan penjualan. Pelajari fungsi, contoh, dan cara membuatnya.
Bagi Anda yang baru mulai berjualan online, pasti tidak asing dengan SKU. SKU mungkin terlihat seperti kode biasa yang dicantumkan saat menambahkan produk. Padahal, SKU memiliki peran penting dalam membuat data produk lebih teratur, terutama ketika jumlah barang dan variasinya mulai bertambah.
Misalnya, Anda menjual kaos dengan 5 warna dan 4 ukuran. Artinya, satu jenis kaos saja sudah memiliki 20 variasi yang perlu dibedakan. Jika produk tersebut dijual di beberapa marketplace, pencatatan stok dan pesanan tentu menjadi lebih menantang apabila setiap variasi tidak memiliki identitas yang jelas. SKU dapat menjadi solusi sederhana untuk mengatasi kondisi tersebut. Dengan kode yang dibuat secara konsisten, Anda dapat mengenali produk, mencatat stok, hingga memproses pesanan dengan lebih mudah.
Lalu, apa itu SKU produk, apa saja fungsinya, dan bagaimana cara membuat SKU yang tepat? Baca selengkapnya di bawah ini.
Apa Itu SKU Produk dan Mengapa Penting?
SKU adalah singkatan dari Stock Keeping Unit, yaitu kode unik yang digunakan bisnis untuk mengidentifikasi produk atau variasi produk tertentu.
Berbeda dengan nama produk yang biasanya dibuat agar mudah ditemukan dan menarik perhatian pelanggan, SKU lebih ditujukan untuk kebutuhan internal bisnis. Kode ini membantu Anda membedakan barang berdasarkan karakteristik tertentu seperti jenis, warna, ukuran, atau model. Sebagai contoh, Anda menjual kaos polos dengan SKU:
TSH-BLK-M
Keterangan:
TSH = T-shirt
BLK = Black atau hitam
M = ukuran Medium
Jadi, ketika melihat kode tersebut di daftar stok atau pesanan, Anda tidak perlu membuka detail produk terlebih dahulu untuk mengetahui barang yang dimaksud. SKU juga bersifat internal. Artinya, Anda bebas menentukan format SKU sesuai kebutuhan bisnis selama penggunaannya konsisten.
Fungsi SKU Produk dalam Pengelolaan Bisnis
SKU Memiliki beberapa fungsi penting untuk membantu operasional bisnis, di antaranya:
Memudahkan Identifikasi Produk
Setiap produk atau variasinya memiliki kode khusus yang membuatnya lebih mudah dikenali. Anda tidak perlu mengandalkan nama produk yang terkadang panjang atau memiliki banyak kemiripan.
Membantu Mengontrol Stok
SKU dapat digunakan sebagai identitas saat mencatat stok masuk dan keluar. Dengan begitu, Anda lebih mudah mengetahui jumlah persediaan untuk setiap produk maupun variasinya.
Mengurangi Risiko Salah Mengambil Produk
Saat pesanan masuk, SKU dapat dicocokkan dengan barang yang akan diproses. Hal ini membantu tim memastikan produk, warna, ukuran, atau variasi yang disiapkan sudah sesuai dengan pesanan pelanggan.
Membuat Pengelolaan Produk Lebih Terstruktur
SKU dapat menjadi penghubung antara data produk, persediaan, dan pesanan. Semakin banyak katalog yang dimiliki, sistem identifikasi seperti ini akan semakin membantu pekerjaan operasional sehari-hari.
Singkatnya, SKU bukan hanya sekadar kode yang ditempelkan pada produk. Dengan sistem SKU yang rapi dan konsisten, Anda memiliki cara yang lebih praktis untuk mengenali produk sekaligus menjaga pengelolaan stok dan pesanan tetap teratur.

Contoh SKU Produk
SKU tidak memiliki format tertentu, Anda dapat membuatnya sesuai karakter bisnis. Misalnya, Anda memiliki toko fashion dengan produk berikut:
Produk | Variasi | SKU |
Kaos Basic | Hitam - M | TSH-BLK-M |
Kaos Basic | Putih - L | TSH-WHT-L |
Kaos Basic | Kuning - S | TSH-KNG-S |
Dari contoh tersebut, SKU dibuat berdasarkan jenis produk + variasi warna + ukuran.
Untuk bisnis lain, formatnya dapat disesuaikan. Hal terpenting, bukan seberapa unik atau rumit kodenya, tetapi apakah Anda dan tim dapat memahami serta menggunakannya secara konsisten.
Cara Membuat SKU Produk yang Rapi dan Konsisten
Membuat SKU sebenarnya cukup sederhana. Anda hanya perlu menentukan informasi apa yang paling penting untuk membedakan satu produk dengan produk lainnya. Berikut langkah yang dapat Anda terapkan:
1. Tentukan Informasi yang Ingin Dimasukkan
Pilih atribut yang benar-benar membantu membedakan produk, seperti kategori, jenis barang, warna, ukuran, atau model.
2. Buat Format SKU yang Sederhana
Susun atribut tersebut menjadi pola yang mudah diingat, misalnya TSH-BLK-M untuk hitam ukuran M.
3. Gunakan Singkatan yang Mudah Dipahami
Pilih singkatan yang familiar dan gunakan arti yang sama untuk seluruh katalog, seperti BLK untuk black dan WHT untuk white.
4. Bedakan SKU untuk Setiap Variasi
Setiap variasi yang memiliki perbedaan warna, ukuran, rasa, atau model sebaiknya mempunyai SKU tersendiri agar tidak tertukar saat pencatatan stok.
5. Terapkan Format Secara Konsisten
Setelah menentukan pola SKU, gunakan aturan yang sama pada produk berikutnya supaya Anda dan tim dapat membaca serta mencari kode dengan lebih cepat.
Dengan pola yang sederhana dan konsisten, SKU tidak hanya menjadi kode produk, tetapi juga membantu menciptakan sistem inventori yang lebih tertata sejak awal.
Kelola SKU dan Stok Marketplace Lebih Praktis dengan Master Online
Bagi seller yang hanya memiliki beberapa produk, mengelola SKU secara manual mungkin masih terasa sederhana. Tantangannya mulai muncul ketika produk yang sama dijual di beberapa marketplace dan pesanan datang secara bersamaan.
Di sinilah SKU yang konsisten menjadi semakin penting. Namun, memiliki SKU saja belum cukup jika Anda harus mengelola banyak kanal secara terpisah. Jika pengelolaan SKU, produk, dan stok mulai terasa merepotkan karena harus berpindah dari satu marketplace ke marketplace lainnya, Master Online bisa menjadi solusi untuk membantu menyederhanakan pekerjaan tersebut. Master Online membantu bisnis mengelola penjualan, produk, stok, dan operasional marketplace melalui satu dashboard.
Tidak hanya membantu mengelola operasional toko, Anda juga dapat berkonsultasi mengenai SKU produk dan kebutuhan pengelolaan marketplace bersama tim Master Online. Jadi, jika Anda masih bingung menentukan sistem SKU yang sesuai dengan bisnis, jangan ragu untuk konsultasi langsung melalui WhatsApp Master Online.
Sudah Tahu Apa Itu SKU Produk? Mulai Sekarang Bersama Master Online
Setelah memahami apa itu SKU produk, Anda tentu tahu bahwa kode ini bukan sekadar rangkaian huruf dan angka. SKU dapat menjadi bagian penting dalam menjaga data produk, variasi, dan stok tetap teratur, terutama ketika bisnis mulai memiliki banyak produk dan berjualan di lebih dari satu marketplace.
Namun, memiliki SKU yang rapi hanyalah salah satu bagian dari pengelolaan bisnis online. Ketika pesanan, stok, dan produk dari berbagai marketplace harus dikelola secara bersamaan, Anda membutuhkan sistem yang dapat membantu pekerjaan tersebut berjalan lebih praktis.
Master Online hadir sebagai solusi untuk membantu Anda mengelola bisnis Anda. Jika Anda ingin langsung merasakan kemudahannya, coba Master Online gratis selama 14 hari dan mulai kelola produk, stok, serta penjualan marketplace dengan lebih praktis.















































